Gallery

Research Grant KKP3N

Research proposal from BIORE has been accepted for the first selection of KKP3N research scheme. The reserach ss about : Food fortification by Using Microalgae For more information : kkp3n.litbang.deptan.go.id

Posted in Waste Water Treatment | Comments Off

C-BIORE is granted as a Diponegoro University research group

Through a Diponegoro University scheme, C-BIORE is granted as a research group. The objective of this grant is to stimulate C-BIORE to be active in research and publications.

Posted in Waste Water Treatment | Comments Off

Biodiesel dari Biji Nyamplung Harus Lebih Ekonomis dari Solar

SEMARANG, suaramerdeka.com – Pemerintah harus menjual bahan bakar nabati biodiesel lebih ekonomis untuk bisa mengalihkan penggunaan solar. Harga bahan bakar nabati itu tentunya harus lebih rendah dibandingkan solar. Sebab, pendapatan masyarakat umumnya terbatas sehingga mereka akan melirik biodiesel apabila harganya murah dan bahan bakarnya berkualitas.
Sejauh ini, harga resmi solar di pasaran mencapai Rp 4.500/ liter. “Jika masyarakat disodori pilihan penggunaan bahan bakar dengan harga lebih murah, ini bisa menjadi alternatif bagi mereka. Sebaliknya, bila harga biodiesel tak lebih ekonomis dari solar, maka pengalihan bahan bakar tidak bisa berjalan sesuai harapan,” kata anggota Komisi D DPRD Jateng Wahyudin Noor Aly, Rabu (7/3).
Sebagaimana diketahui, Gubernur Bibit Waluyo menerima rombongan road test kendaraan mobil berbahan bakar biodiesel nyamplung yang dipimpin Bupati Purworejo Mahsun Zain di kantor gubernuran, Selasa (6/3). Rombongan menggunakan kendaraan bermesin diesel itu melaksanakan tour Jateng-Yogyakarta.
Menurut Wahyudin, kemunculan biodiesel patut mendapatkan apresiasi untuk menstabilitaskan harga bahan bakar bagi kendaraan mesin diesel. Dengan keterbatasan solar, pemerintah nantinya bisa memberikan alternatif lain lewat penggunaan biodiesel. Meskipun demikian, ketersediaan bahan baku berupa pohon Nyamplung juga harus melimpah untuk menjaga eksistensi biodiesel.
Untuk satu kilogram Nyamplung basah kini harga jualnya Rp 750/ kilogram, bahan baku itu selanjutnya dioleh guna menghasilkan bahan bakar nabati. Bila diproduksi massal, anggota Fraksi PAN itu meyakini harga biodiesel tentunya bisa lebih murah lagi.
Sebelumnya, Bibit Waluyo mengimbau kabupaten/ kota di Jateng yang potensial tanam Pohon Nyamplung untuk turut serta memberdayakan bahan baku biodiesel tersebut. Tanaman itu kini berkembang di sejumlah daerah seperti Purworejo dan Karimunjawa.

Posted in Waste Water Treatment | Comments Off